Cuaca panas sering membuat orang mengandalkan pendingin ruangan hampir setiap hari. AC jadi penyelamat saat suhu sedang tinggi karena bisa menjaga ruangan tetap sejuk dan nyaman. Namun di balik kenyamanan itu, banyak orang justru kaget saat tagihan listrik naik drastis. Salah satu penyebab utamanya adalah kebiasaan kecil yang terlihat sepele. Penggunaan yang salah dapat membuat AC boros listrik dan menurunkan umur alat tersebut.

Menghindari AC Boros Listrik
AC yang boros tentu dapat menguras kantong di tiap tagihannya setiap bulan. Agar tidak salah langkah, penting untuk tahu kebiasaan apa saja yang sering membuat konsumsi listrik membengkak. Mari bahas satu per satu agar penggunaan AC tetap hemat dan efisien.
Mengatur Suhu Terlalu Rendah
Mengulas dari vistasolutions.co.id, banyak orang mengira menurunkan suhu ke angka paling rendah bisa mendinginkan ruangan lebih cepat. Padahal, hal itu justru membuat AC boros listrik karena mesin bekerja lebih keras dari biasanya.
Suhu ideal untuk kenyamanan dan efisiensi berada di kisaran 24 sampai 26 derajat Celcius. Di suhu tersebut, udara tetap terasa sejuk tanpa menguras energi berlebih. Pengaturan suhu yang terlalu rendah bukan hanya membuat listrik naik tetapi juga bisa merusak komponen AC.
Biasakan menyesuaikan suhu sesuai kebutuhan dan hindari menyalakan AC terlalu lama dalam satu waktu. Jika ruangan sudah cukup dingin, matikan sementara agar mesin bisa beristirahat.
Membiarkan Pintu atau Jendela Terbuka
Salah satu kesalahan paling sering dilakukan adalah menyalakan AC saat pintu atau jendela masih terbuka. Udara dingin akan keluar dan udara panas dari luar masuk, membuat kerja AC jadi tidak efisien. Kondisi ini membuat AC boros listrik karena alat berusaha keras menjaga suhu tetap dingin.
Sebelum menyalakan AC, pastikan ruangan tertutup rapat. Cek celah di pintu atau jendela agar udara dingin tidak bocor keluar. Langkah sederhana ini bisa menekan penggunaan listrik secara signifikan dan menjaga suhu ruangan lebih stabil.
Selain itu, pastikan tirai menutup rapat di siang hari agar sinar matahari tidak menambah panas ruangan. Cara ini membantu kinerja AC tetap ringan dan tidak mengonsumsi daya berlebihan.
Lupa Membersihkan Filter Udara
Filter udara pada AC punya peran penting untuk menjaga sirkulasi udara tetap bersih. Namun, jika tidak dibersihkan secara rutin, debu dan kotoran akan menumpuk. Akibatnya, aliran udara tersumbat dan mesin bekerja lebih berat untuk mendinginkan ruangan.
Kondisi ini membuat AC boros listrik dan menurunkan kualitas udara di ruangan. Idealnya, filter perlu dibersihkan minimal dua minggu sekali agar kinerjanya tetap optimal. Gunakan lap lembut atau air hangat untuk menghilangkan debu yang menempel.
Selain filter, ada bagian seperti evaporator juga kipas yang perlu diperiksa. Membersihkan secara rutin tidak hanya membuat AC lebih hemat energi tapi juga menjaga udara tetap segar.
Langkah Efektif Mengatasi AC Tua yang Boros Listrik
AC tua cenderung mengonsumsi listrik lebih tinggi karena komponen yang sudah menurun performanya. Untuk menjaga efisiensi, langkah pertama adalah rutin membersihkan filter AC setiap satu bulan sekali. Filter bersih memastikan aliran udara tidak terhambat sehingga AC tidak perlu bekerja keras. Hal ini langsung berdampak pada penurunan konsumsi listrik.
Periksa freon secara berkala karena kebocoran dapat membuat AC kehilangan kemampuan mendinginkan ruangan. Freon yang berkurang memaksa kompresor bekerja lebih lama, sehingga tagihan listrik meningkat. Mengisi ulang freon tepat waktu dapat menjaga sistem pendinginan tetap optimal dan mencegah kerusakan lanjutan.
Lakukan servis rutin untuk memastikan kompresor, kondensor dan evaporator bekerja pada kondisi terbaik. Teknisi dapat mendeteksi masalah sejak dini dan mencegah pemborosan energi. Penggunaan timer atau thermostat juga sangat membantu mengatur AC menyala hanya saat dibutuhkan, sehingga energi tidak terbuang.
Penstabil tegangan atau stabilizer diperlukan untuk melindungi AC dari lonjakan listrik. Pastikan ruangan tertutup rapat saat AC menyala agar suhu cepat tercapai dan kerja kompresor lebih ringan. Tambahkan pelindung pada unit outdoor untuk mengurangi panas berlebih dari sinar matahari langsung.
Jika AC sudah berusia lebih dari 10 tahun dan sering rusak, pertimbangkan untuk mengganti dengan model baru berteknologi inverter. AC modern jauh lebih hemat energi dan ramah lingkungan. Melalui perawatan tepat, AC tua tetap bisa digunakan lebih efisien dan membantu menekan biaya listrik bulanan.
Perbandingan AC Terawat dan Tidak Terawat
AC yang rutin dirawat punya performa jauh lebih baik dibandingkan yang jarang diservis. Mesin bekerja lebih ringan, udara yang dihasilkan lebih bersih dan konsumsi listrik lebih hemat. Suara AC juga lebih halus karena komponennya selalu dalam kondisi bersih.
Sebaliknya, AC yang jarang dirawat sering menimbulkan bau tidak sedap dan udara terasa lembap. Kompresor bekerja terlalu keras hingga menambah beban listrik setiap bulan. Akibatnya, AC boros listrik dan biaya perawatan pun makin besar karena kerusakan mudah muncul.



Comment