Beranda
Home » Berita » Perbandingan AC Split Duct dengan AC Biasa yang Perlu Diketahui

Perbandingan AC Split Duct dengan AC Biasa yang Perlu Diketahui

AC Split Duct
pinterest.com

Di pasaran tersedia banyak jenis pendingin ruangan, tapi yang paling sering dibandingkan adalah AC split duct dan AC split standar. Mengetahui perbedaan utama antara keduanya penting agar bisa memilih sistem pendingin yang paling efisien dan nyaman.

AC Split Duct
pinterest.com

Perbandingan AC Biasa dan AC Split Duct

AC split biasa terdiri dari dua unit. Satu unit indoor yang dipasang di dinding dalam ruangan, dan satu unit outdoor yang diletakkan di luar. Unit indoor ini bertugas meniupkan udara dingin langsung ke ruangan tempat ia dipasang. Setiap ruangan yang ingin didinginkan memerlukan satu set unitnya sendiri-sendiri, sehingga pengguna memiliki kontrol penuh atas suhu di masing-masing kamar.

AC split duct juga memiliki unit outdoor dan indoor. Namun, unit indoor-nya tidak terpasang langsung di dalam ruangan yang ditempati. Biasanya, unit indoor ini diletakkan di plafon seperti di atas langit-langit atau di ruang terpisah. Lalu dihubungkan dengan jaringan saluran udara atau ducting. Udara dingin yang dihasilkan kemudian didistribusikan secara merata ke berbagai ruangan melalui saluran-saluran ini dari satu unit pusat.

Komponen Utama

AC ini terdiri dari beberapa komponen penting yang bekerja secara terintegrasi untuk mendinginkan udara ruangan. Fan Coil Unit atau FCU berfungsi sebagai penukar kalor. Udara panas dari ruangan dihembuskan melewati coil pendingin sehingga berubah menjadi udara dingin. Udara ini kemudian didistribusikan ke seluruh ruangan melalui saluran khusus.

Ducting atau saluran udara memiliki peran mendistribusikan udara dingin, udara luar dan membuang udara panas dari dalam ruangan. Ducting supply air menggunakan lapisan insulasi untuk menjaga udara tetap dingin. Sedangkan ducting fresh air dan exhaust air tidak menggunakan insulasi karena hanya mengalirkan udara luar dan udara buangan. Material insulasi biasanya menggunakan glasswool dan aluminium foil.

Rekomendasi AC Low Watt untuk Ruangan dengan Daya Listrik Terbatas

Kompresor pada AC split duct berfungsi mengubah refrigeran bertekanan rendah menjadi gas bertekanan tinggi. Proses ini penting untuk memulai siklus pendinginan. Gas bertekanan tinggi kemudian dialirkan ke kondensor untuk diubah kembali menjadi cairan.

Kondensor bekerja menurunkan suhu gas bertekanan tinggi sehingga menjadi cairan bertekanan tinggi. Cairan ini menjadi sumber utama proses pendinginan berikutnya. Kondensor memastikan perpindahan panas terjadi secara optimal sebelum cairan masuk ke tahap ekspansi.

Orifice tube dan katup ekspansi bertugas menurunkan tekanan dan suhu cairan. Cairan bertekanan tinggi diubah menjadi cairan dingin bertekanan rendah sebelum masuk ke evaporator. Pada proses ini, refrigeran berubah wujud menjadi uap dingin yang mampu menyerap panas dari udara ruangan. Kombinasi seluruh komponen ini menciptakan sistem pendingin yang efisien dan stabil dalam menjaga suhu ruangan tetap nyaman.

Kelebihan AC Split Duct

Desainnya yang tersembunyi memungkinkan desain interior ruangan tetap rapi dan elegan tanpa terganggu oleh unit AC yang menempel di dinding. Dalam hal kenyamanan, operasinya yang nyaris tanpa suara membuat suasana rumah lebih hening dan tenang. Untuk bangunan dengan banyak ruangan, sistem terpusat ini justru bisa lebih hemat energi karena hanya menggunakan satu unit outdoor yang bekerja untuk seluruh area.

Berdasarkan review @serviceacpekanbaru_natra yang dibagikan di YouTube channel-nya, menggunakan split duct sangat berbeda dari AC biasa karena indoor unit ditempatkan di ruangan terpisah. Membuat ruangan tetap rapi dan nyaman. Sistem ini mampu mendinginkan beberapa ruangan sekaligus dengan aliran udara merata, cocok untuk gedung besar seperti hotel atau kantor. Fitur canggih seperti panel kontrol LCD, pengaturan suhu, kecepatan kipas dan jadwal operasi yang bisa disesuaikan secara otomatis sangat membantu operasi harian. Namun, agar kinerjanya tetap optimal, perawatan rutin seperti pengecekan tekanan freon dan kondisi kompresor perlu dilakukan secara berkala.

AC Anti Bakteri AQUA KCR5FQBL UVC Pendingin Modern yang Jaga Kesehatan Keluarga

Tantangan Pemasangan

Kekurangan utamanya adalah kurangnya kontrol individu. Karena suhu diatur secara terpusat, semua ruangan akan mendapatkan suhu yang sama. Ini bisa menjadi kurang ideal jika penghuni rumah memiliki preferensi suhu yang berbeda-beda. Misalnya suhu yang nyaman untuk ruang tamu mungkin terlalu dingin untuk kamar tidur. Selain itu, biaya pemasangan awal dan kompleksitas instalasinya memang lebih tinggi dibandingkan AC split biasa.

Mana yang Lebih Cocok untuk Kebutuhan Ruangan?

Bila anggaran terbatas dan hanya ingin mendinginkan satu atau dua ruangan AC split biasa lebih cocok. Jenis ini juga cocok jika menginginkan pengaturan suhu berbeda di setiap kamar. Proses pemasangannya cepat, sederhana dan tidak memerlukan banyak modifikasi pada dinding atau plafon.

Sementara, AC split duct lebih tepat untuk yang mengutamakan tampilan interior yang rapi dan minimalis. Sistem ini mampu mendinginkan beberapa ruangan sekaligus secara merata, cocok untuk rumah besar atau area kantor. Selain itu, suara operasionalnya lebih tenang, sehingga menambah kenyamanan. Meskipun biayanya lebih tinggi di awal, harganya sebanding dengan efisiensinya.

Baik AC split biasa maupun AC split duct memiliki pasar dan keunggulannya masing-masing. AC biasa menawarkan fleksibilitas dan kontrol individual yang baik untuk ruangan terbatas. Sebaliknya, split duct menawarkan solusi yang elegan, tenang dan efisien untuk pendinginan yang menyeluruh dan merata.

Memahami Spesifikasi Filter Udara AC untuk Kinerja Optimal

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *