Kualitas udara dalam ruangan sangat penting untuk menunjang kesehatan dan kenyamanan tubuh. Salah satu cara efektif untuk meningkatkan kualitas udara adalah menggunakan filter udara AC secara tepat. Akan tetapi, dengan banyaknya pilihan tersedia, memahami spesifikasi filter udara pada AC menjadi kunci utama guna memastikan kinerjanya optimal. Oleh karena itu, penting untuk memahami berbagai spesifikasi filter udara pada AC, manfaatnya dan bagaimana langkah pemilihan paling terbaik untuk kebutuhan.

Memahami Spesifikasi Filter Udara AC
Filter udara pada AC yang efektif bukan hanya sekadar aksesori, tetapi menjadi komponen penting dalam menjaga kualitas udara dalam ruangan. Maka dari itu, untuk mendapatkan hasil optimal, perlu memahami berbagai spesifikasi pada filter udara. Mulai dari peringkat MERV untuk menentukan efisiensi penyaringan partikel, hingga jenis bahan digunakan dan ukuran filter paling sesuai dengan unit AC.
Apabila memahami spesifikasi ini, maka pengguna dapat memilih filter paling sesuai kebutuhan dan memastikan AC bekerja secara efisien.
1. MERV (Minimum Efficiency Reporting Value)
MERV, adalah peringkat yang mengukur kemampuan filter untuk menangkap partikel berukuran tertentu. Skala MERV berkisar antara 1 hingga 20, dengan nilai lebih tinggi menunjukkan kemampuan filtrasi lebih baik. Umumnya, filter berperingkat MERV 1-4 efektif dalam menangkap partikel besar seperti debu dan serbuk sari.
Selain itu, filter berperingkat MERV 5-8 lebih baik dalam menangkap partikel yang lebih kecil seperti spora jamur dan bulu hewan peliharaan. Sedangkan filter dengan peringkat MERV 9-12 dapat menangkap partikel sangat kecil seperti bakteri dan asap.
Untuk kebutuhan rumah tangga, filter dengan peringkat MERV 8-11 biasanya sudah cukup untuk memberikan kualitas udara yang baik. Akan tetapi, jika memiliki alergi atau masalah pernapasan, pertimbangkan filter berperingkat MERV lebih tinggi.
2. Jenis Bahan Filter
Selain itu, bahan filter juga memainkan peran penting dalam efektivitas filter udara AC. Filter fiberglass adalah pilihan paling ekonomis, tetapi kurang efektif dalam menangkap partikel kecil. Sementara itu, filter pleated terbuat dari bahan lipit memberikan area permukaan lebih besar, sehingga lebih efektif dalam menangkap partikel kecil.
Sedangkan filter elektrostatik menggunakan serat bermuatan listrik untuk menarik dan menangkap partikel. Ini akhirnya mampu menjadikannya pilihan sangat efektif. Selain itu, ada juga filter HEPA (High-Efficiency Particulate Air) yang dirancang untuk menangkap 99,97% partikel berukuran 0,3 mikron atau lebih besar.
Maka dari itu, pilihlah bahan filter paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran tersedia. Pastikan juga untuk mempertimbangkan apakah filter tersebut dapat dicuci dan digunakan kembali atau perlu diganti secara berkala.
3. Ukuran Filter
Ukuran filter adalah spesifikasi penting lainnya yang perlu diperhatikan. Pastikan untuk memilih filter dengan ukuran paling sesuai unit AC. Jika filter terlalu kecil, maka udara dapat melewati celah di sekitar filter sehingga dapat mengurangi efektivitasnya.
Sedangkan jika filter terlalu besar, mungkin tidak pas dengan benar dan dapat merusak unit AC. Umumnya, ukuran filter tertera pada bingkai filter atau di manual AC. Jika tidak yakin, maka dapat berkonsultasi oleh teknisi AC. Memilih ukuran filter secara tepat akan memastikan kinerja optimal dan mencegah kerusakan pada unit AC.
Melansir dari video di kanal YouTube StatUpBox, cara mudah untuk mengukur filter udara AC cukup dengan menggunakan penggaris atau memotretnya. Jadi, ketika ingin membeli, cukup memperlihatkan foto tersebut atau memberitahu ukurannya. Selain itu, cara ini jauh lebih praktis daripada harus membongkar AC setiap ingin membeli filter. Akan tetapi, jika filter AC sudah kotor dan sulit dibaca, maka dapat membersihkannya terlebih dahulu.
Perbandingan Filter Udara untuk AC vs Filter HEPA pada AC
Filter udara pada AC standar dirancang untuk menangkap partikel besar seperti debu dan serbuk sari, sedangkan filter HEPA (High-Efficiency Particulate Air) dirancang untuk menangkap 99,97% partikel berukuran 0,3 mikron atau lebih besar.
Umumnya, filter HEPA lebih efektif dalam menghilangkan alergi, bakteri dan virus dari udara. Ini menjadikannya pilihan lebih baik untuk orang dengan alergi atau masalah pernapasan. Meski begitu, filter HEPA biasanya lebih mahal dan dapat membatasi aliran udara sehingga memerlukan AC lebih kuat.
Usai memahami spesifikasi filter udara AC sebagai kunci untuk memastikan kinerja optimal dan kualitas udara yang baik di rumah, kini pengguna bisa mempertimbangkan peringkat MERV, jenis bahan filter dan ukuran filter saat membuat pilihan. Bersama perawatan dan penggantian filter secara teratur, maka pengguna dapat menikmati udara lebih bersih dan sehat sepanjang tahun.



Comment