Gunung Mas
Home » Berita » Banjir Kembali Melanda Sejumlah Wilayah Gunung Mas Setelah Hujan Deras

Banjir Kembali Melanda Sejumlah Wilayah Gunung Mas Setelah Hujan Deras

KUALA KURUN — Hujan dengan intensitas tinggi kembali memicu banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Gunung Mas pada pertengahan Agustus 2025. Kondisi tersebut terjadi setelah hujan mengguyur wilayah hulu selama beberapa hari dan meningkatkan debit sejumlah sungai.

Informasi dari Pemerintah Kabupaten Gunung Mas menyebutkan luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan, Sungai Miri, dan Sungai Hamputung menyebabkan genangan di sejumlah kecamatan serta kawasan permukiman dan desa yang berada di sekitar aliran sungai.

Kondisi ini kembali mengganggu aktivitas warga. Sejumlah ruas jalan desa ikut terendam, sementara rumah penduduk di kawasan yang berada dekat sungai turut terdampak kenaikan muka air.

Situasi tersebut terjadi setelah kondisi banjir sebelumnya sempat berangsur surut pada awal Agustus. Hujan yang kembali turun dengan intensitas tinggi di wilayah hulu kemudian menyebabkan debit air meningkat dan genangan kembali muncul.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunung Mas, Atis, mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan cuaca dan kondisi sungai.

Wabup Gunung Mas Buka Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan

Wilayah yang berada di sekitar aliran sungai menjadi salah satu kawasan yang perlu mendapat perhatian ketika hujan berlangsung dalam waktu cukup lama. Perubahan debit air dapat terjadi setelah hujan di wilayah hulu, sehingga kondisi di kawasan permukiman tidak selalu langsung mencerminkan situasi di bagian hulu.

Bagi masyarakat yang terdampak, kondisi banjir juga berpengaruh terhadap mobilitas. Genangan di jalan desa dapat menghambat aktivitas sehari-hari dan akses masyarakat menuju fasilitas pelayanan.

Pemerintah daerah melalui BPBD terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi di lapangan. Koordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa, serta masyarakat menjadi bagian penting dalam penanganan situasi bencana hidrometeorologi.

Masyarakat juga diimbau memperhatikan informasi resmi mengenai perkembangan cuaca dan kondisi air sungai. Kewaspadaan diperlukan terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan genangan atau berdekatan dengan bantaran sungai.

Peristiwa banjir tersebut menunjukkan bahwa curah hujan tinggi di wilayah hulu dapat memberikan dampak langsung terhadap kawasan yang berada di sepanjang aliran sungai. Karena itu, pemantauan dan kesiapsiagaan menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko bagi masyarakat.

Pemkab Gunung Mas Perkuat Pengawasan Distribusi BBM di Kuala Kurun

Informasi ini merujuk pada laporan Multi Media Center Kabupaten Gunung Mas mengenai kondisi banjir pada 21 Agustus 2025.

Sumber: Multi Media Center Kabupaten Gunung Mas (MMC Gumas).